Pekan Lalu. Universitas Stanford Menutup Situs Web Harmful Speech Elimination Initiative (Ehli). Yang Diejek Dan Dikritik Baik Secara Internal Maupun Eksternal. Inisiatif Tersebut Telah Memicu Kontroversi Atas Kebebasan Berbicara Di Universitas.

Stanford

Diluncurkan Pada Mei Tahun Lalu. Ehli Mencantumkan Lebih Dari 100 Kata Yang Dapat Bersifat Diskriminatif Atau Ofensif Terkait Ras.

Usia. Atau Jenis Kelamin. Itu Dimaksudkan Sebagai Pedoman Untuk Menghilangkan Ekspresi Diskriminatif Yang Digunakan Dalam Industri Ti. Dan Tidak Menetapkan “Istilah Yang Dilarang” Di Dalam Universitas. Tetapi Banyak Orang Mengabaikan Poin Ini Dan Sama-sama Mengkritik Inisiatif Tersebut.

Salah Satu Item Yang Sangat Kontroversial Adalah Penggunaan “Warga Negara As”. Bukan “Amerika”. Alasannya Adalah Karena Menunjukkan Bahwa Negara Terpenting Di Amerika Adalah Amerika Serikat. Pedoman Lain Yang Menyebabkan Banyak Reaksi Balik Adalah “Tuan” (Untuk Membangkitkan Pemilik Budak) Dan “Kertas Putih” (Untuk Menunjukkan Nilai Bahwa Putih = Baik). Dan Untuk Meredakan Ras Yang Tidak Disadari. Karena Mempromosikan Prasangka Sosial ) Sebaiknya Tidak Digunakan.

See also  PERLU DIPERHATIKAN PROFIL ANDA DI LINKEDIN DI TAHUN BARU

Masalah Dengan Ehli Adalah Gagal Mempertimbangkan Motif Dan Konteks Orang Yang Menggunakan Ungkapan Ini Setiap Hari.

Akibatnya. Bahkan Orang Yang Sah Yang Menggunakan Ekspresi Ini Tanpa Niat Jahat Pun Dijelek-jelekkan.

Banyak Kata Dan Frasa Yang Diberi Label Berbahaya Adalah Ekspresi Sehari-hari. Terlepas Dari Makna Jahatnya. Tidak Ada Orang Waras Yang Menggunakan Kata-kata Ini Dengan Makna Seperti Itu Di Benaknya. Misalnya. Bahkan Jika Seorang Dosen Mengatakan. “Makalah Saya Sedang Ditinjau Secara Buta.” Ini Bukanlah Penghinaan Terhadap Tunanetra.

Penyensoran Semacam Ini Tidak Hanya Merusak Kebebasan Berbicara. Tetapi Juga Menutupi Masalah Seputar Ucapan Yang Sebenarnya Digunakan Untuk Menyakiti Orang.

Dalam Sebuah Pernyataan. Presiden Universitas Stanford Mark Tesierrabeen Mengatakan Ehli Tidak Mewakili Kebijakan Universitas. Kami Menyadari Bahwa Daftar Ehli “Banyak Orang Telah Menyatakan Keprihatinannya Karena Digunakan Untuk Menyensor Atau Membatalkan Pidato Di Kampus.” Dan Kebijakan Universitas Untuk Membela Kebebasan Berbicara Dan Kebebasan Akademik Telah Berubah. Menekankan Bahwa Tidak Ada

By Yofi